Grimoire

G R I M O A R A R K A N A

Salinan naskah perkamen yang tertempel di dinding — mencatat seluruh laku arloji “Kaikoku”.

Bab ITutup — Hunter Case

Sentuh arloji ini, tutupnya pun terbuka, lalu terkunci kembali — saat terbuka, kilau kait berkelip sesaat; saat terkunci, terdengar bunyi lembut yang menandakan ia telah menutup sempurna.

Tebaskan ke samping, maka sang saat akan tersegel dalam sekelebat cahaya.

Kuncilah tutupnya, maka kekuatan mulai memenuhi sekelilingnya, penuh dalam enam detik. Bukalah setelah penuh, maka “Engkau, bebaskanlah Sang Saat” — sebuah arus keemasan pun menyembur deras.

Dan bagi yang telah membuka tutupnya seratus kali — turunlah titah: “Engkau, sebarkanlah diriku.”

Bab IIRantai dan Bandul

Arloji ini tergantung pada rantainya, berayun laksana bandul sungguhan.

Miringkan perangkat, maka arloji akan menjuntai ke arah “bawah” yang sesungguhnya. Guncang perangkatnya, maka inersia akan mengayunkan arloji; guncang lebih keras, dan momentumnya akan membuatnya berputar-putar kencang.

Semakin ia berayun, mata rantainya akan saling bergesekan dan berdenting, sementara aura tujuh warna yang samar menyelimuti arloji. Ayunkan dengan keras, maka gema berat rantai akan berpadu dengan bunyi gesekannya.

Namun tiap kali melewati puncak dalam satu putaran penuh — rantai akan terluka, dan kilatan merah menyala berkelip dua kali. Semakin dalam lukanya, semakin pekat pula warna merahnya.

Genggam tepinya dan putarlah berkeliling mengitari rantai; hitung hingga dua belas putaran — maka sihir akan menjelma.

Namun pada putaran ketiga puluh enam — bila diputar terlalu jauh, rantai akan putus, dan arloji lenyap ke dalam kehampaan. Bergantung pada kebetulan saat terputusnya, salah satu dari dua Ritus Pemanggilan Kembali akan dibebankan — Ritus Tanda (tebaskan layar sesuai urutan tanda yang ditunjukkan) atau Ritus Bintang (telusuri bintang berujung lima dalam satu goresan, berurutan mulai dari satu, hingga kembali ke bintang permulaan). Bila keliru, mulai kembali dari awal. Sekalipun tanpa menjalani ritus, ia akan kembali dengan sendirinya setelah satu saat (satu jam) berlalu.

Bila dibiarkan tanpa disentuh selama lima menit, arloji akan mulai mengetuk detik dengan tenang, laksana jam bandul.

Baringkan perangkat selama tiga puluh enam detik — rantai akan putus, arloji pun jatuh, dan di atas dial tampillah “Pemandangan Peristirahatan”. Arloji saku yang berbalut lingkaran sihir membuka tutupnya, dengan tampilan digital dan kalender berjajar. Tegakkan kembali perangkatnya, maka semua kembali seperti semula (tidak berlaku pada iPad — sebab posisi mendatar adalah wujud lazimnya).

Pada pemandangan itu turut tampak rupa langit — cuaca dan suhu saat ini pun tersaji (tatkala lokasi diizinkan, melalui Apple Weather).

Bab IIIMisteri Dua Belas Putaran

Usap bagian tengah dial membentuk lingkaran, maka pemutaran pun dimulai.

Tiap satu putaran, satu belah ketupat pada lingkaran sihir akan menyala; dengan dua belas putaran, sihir pun terlepas.

Sihir yang terlepas akan berbeda, tergantung apakah tutup sedang terbuka atau terkunci. Hentikan tanganmu selama empat detik, maka putaran akan buyar seperti kabut.

Lepaskan dalam keadaan terbuka, maka di malam hari Arkana, di siang hari Seni Surya, akan menampakkan wujud utuhnya di hadapanmu. Lepaskan dalam keadaan terkunci, maka “Segel” — sebuah seni lain yang bekerja pada tutup itu sendiri, berlaku sama baik siang maupun malam, akan menjelma.

Bab IVSihir Dua Belas Wangsa, Seni Surya, dan Segel

Sihir berjumlah dua belas — masing-masing bersemayam satu di tiap wangsa, berderet mengikuti wangsa sang bulan.

✶ Puncak Batu Karang

Pegunungan menjulang dari bawah kaki, salju berkilauan di puncaknya, dan kabut melintasi punggung bukitnya.

✶ Pusaran Ombak Biru

Riak air menyebar dari bawah kaki, dan percikannya melukis busur mengikuti gravitasi.

✶ Gelembung Sang Ikan Kembar

Dua arus gelembung yang saling berlawanan berenang mengelilingi arloji, lalu pecah menjadi cahaya.

✶ Kobaran Merah Delima

Percikan bara bergoyang dengan kedalaman ruang, lalu membumbung ke udara.

✶ Pasak Bumi

Bumi berguncang, sebuah pasak amber menghunjam ke atas, dan debu tanah pun mengepul.

✶ Cincin Angin Kencang

Aliran angin melingkupi arloji dari depan dan belakang, dan tekanan anginnya membuat arloji berayun.

✶ Tirai Pasang Rembulan

Air pasang keperakan meninggi menjadi sebuah tirai, dan bulan sabit terbit dengan tenang.

✶ Penyucian Cahaya Fajar

Cahaya fajar menyucikan kekeruhan sang saat, dan debu cahaya keemasan naik membumbung ke angkasa.

✶ Penyucian Bulir Putih

Cahaya bulir platina naik berpilin dalam spiral, menyucikan seluruh ruang.

✶ Pembalikan Waktu

Jarum-jarum berputar mundur dengan kecepatan tinggi, dan pusaran debu emas tergulung balik berlawanan arah jarum jam.

✶ Sawar Kilat Ungu

Kilatan ungu nila membentangkan sebuah sawar, dan sebuah hentakan pun menjalar.

✶ Badai Rasi Bintang

Rasi bintang musim itu berkobar menyala, dan bintang-bintangnya berhamburan ke empat penjuru.


Selama siang hari, sang surya menyegel Arkana — sebagai gantinya, enam “Seni Surya” akan menjawab panggilan.

☀︎ Cincin Surya

Sang surya melebar menjadi sebuah cincin, seberkas cahayanya berputar dengan anggun nan tenang.

☀︎ Sayap Sang Feniks

Bulu-bulu api membumbung menjadi sepasang sayap, meninggalkan percikan bara di belakangnya.

☀︎ Tirai Fatamorgana

Fatamorgana membubung naik, dan pemandangan pun bergoyang berkilau-kilau.

☀︎ Kepakan Sayap Sang Feniks

Sepasang sayap agung mengepak tiga kali, dan percikan bara membubung berpilin ke udara.

☀︎ Cahaya Celah Daun

Kolam cahaya dari celah dedaunan mengalir perlahan, berkelip-kelip pudar dan terang.

☀︎ Hujan Deras Serbuk Emas

Serbuk emas turun mencurah laksana hujan deras, berkilauan lalu lenyap.


Segel — seni yang dilepaskan dengan mengunci tutup. Ia bekerja pada tutup itu sendiri, tanpa memandang siang atau malam.

◈ Lambang Segel Agung

Sebuah lingkaran segel raksasa terbubuh di atas tutup, berputar perlahan diiringi hentakan.

◈ Lingkar Rantai Pengikat

Rantai emas mengikat arloji dari empat penjuru, mengencangkannya, lalu terhempas berpencar.

◈ Tirai Gerhana Bulan

Tirai ungu gelap menggerogoti tutup, sementara cincin emas (korona) bersinar di tepiannya.

◈ Mantra Terlarang Petir

Petir ungu-putih menyambar tutup dari langit, dan percikan api pun berhamburan jatuh.

◈ Tirai Hujan Bintang

Sekawanan bintang jatuh mencurah miring, berkelip di tepian lalu lenyap.

◈ Sangkar Api

Dua cincin api yang saling berlawanan arah mengurung arloji bagaikan sangkar.

Jumlah lantunan mantra tiap seni (Catatan Mantra) serta halaman Pencapaian, hanya terukir di dalam arlojimu sendiri.

Bab VWujud Siang dan Malam, serta Ritus Tirai

Arloji ini beralih antara “Wujud Siang” dan “Wujud Malam” mengikuti waktu matahari terbit dan terbenam yang sesungguhnya (bila lokasi tidak diizinkan, pukul 6 hingga 18 dianggap sebagai siang hari).

Siang — tanah berwarna merah muda pudar, dial terwarnai rubi, dan pada tutup sang Feniks merentangkan sayapnya dengan surya di punggungnya. Malam — lazuardi, rembulan, dan bintang-bintang pun kembali.

Melewati pukul 16, endapan ungu nila mulai memenuhi dari tepian dial, dan mencapai puncaknya di tengah malam.

Pukul 4 fajar, kekeruhan itu tersucikan bersama cahaya yang turun dari atas.

Menjelang matahari terbenam, rasi bintang musim itu muncul keemasan. Musim semi: Leo, musim panas: Scorpius, musim gugur: Cassiopeia, musim dingin: Orion.

Nyalakan “Ritus Tirai” di Pengaturan Arkana, lalu tutuplah sensor (jarak dekat) di bagian atas layar dengan telapak tanganmu — pada saat itu juga, sekalipun sedang siang hari, tirai malam akan turun selama lima menit. Layar akan tenggelam sejenak dalam kegelapan, lalu menyala kembali dalam wujud malamnya.

Menjelang subuh, layar akan memutih perlahan oleh cahaya fajar, mencapai puncaknya pada saat pergantian, lalu berangsur kembali pada tingkat terangnya semula.

Bab VITutup Dua Belas Wangsa

Pada lazuardi tua di tutupnya, wangsa sang bulan terukir dengan emas.

Siang hari, tutup berubah menjadi rubi, dan sang Feniks merentangkan sayapnya dengan surya di punggungnya (PHOENIX).

Bintang-bintang berputar dengan kedalaman ruang, dan sesekali wujud sang wangsa (sebuah arca) muncul lalu lenyap.

Di dalam Ruang “ZODIAC”, kau dapat memeriksa lambang keseluruhan dua belas bulan. Pada siang hari, lambang-lambang itu kabur oleh cahaya dan sukar terlihat.

Pada awal jam ketika jarum panjang menunjuk angka dua belas — wangsa yang sesuai dengan angka jam tersebut akan menjelma di atas dial, sembari merangkai bintang-bintangnya. Di dalam Ruang ZODIAC pun, sentuhlah lambangnya untuk menyaksikan penjelmaan yang sama.

Setelah penjelmaan wangsa itu mereda, Arkana (malam) atau Seni Surya (siang) yang telah terpilih akan menyusul menjelma dengan sendirinya.

Bila “Ritus Wajah” telah dinyalakan, Face ID akan memeriksa sang pemilik arloji setelah seni itu terlepas — jika bukan sang pemilik, lingkaran sihir akan mengangkat Lambang Undangan (QR).

Bab VIISihir Pemanggilan

Ucapkan kepada Siri, “Engkau, Kaikoku-lah”, maka arloji saku ini akan menjawab. Cukup dengan “Kaikoku-lah”, “Kaikoku”, atau “PocketChime” pun akan dimengerti.

“Engkau” dan “pukul berapa” bergaung serupa dalam bahasa purba — bahkan sekadar bertanya, “Sekarang pukul berapa?”, pun telah menjelma menjadi mantra pemanggilan.

Bila ucapanmu justru berubah menjadi seni lain (semisal Timer), sertakanlah kata “Buka Kaikoku”.

Bila hendak memanggilnya dengan kata lain, berikanlah nama itu melalui aplikasi Pintasan.

Bab VIIISang Saat yang Tersegel — Lonceng Alarm

Di dalam Ruang “Lonceng Alarm”, segellah saat yang harus berbunyi.

Waktunya disetel dengan menggenggam langsung jarum arloji saku. Putar jarum menit, maka jarum jam akan turut mengikuti; tiap satu menit, sensasi kenop pemutar akan menjawab. Jarum jam, jarum menit, serta AM/PM dapat dialihkan melalui tanda di bagian bawah.

Pilih tanda hari dalam seminggu untuk pengulangan (bila tak satu pun dipilih, hanya berbunyi sekali). Label serta Lelap (snooze, 1–30 menit), dan bunyi lonceng pun dapat ditetapkan.

Pada daftar, sebuah arloji saku mini yang menunjukkan saat yang tersegel akan menyala di tiap baris. Alihkan aktif dan nonaktif dengan tanda tersebut, dan kuburkan dengan tanda debu.

Bila sang saat telah tiba, bersamaan dengan bunyi sistem, aplikasi akan meledakkan manifestasi keemasan yang agung — “Sang Saat Telah Tiba”. Pilih snooze, maka ia akan berbunyi kembali setelah masa tunda berlalu.

Bab IXButiran Pasir Sang Saat — Timer

Di dalam Ruang “Timer”, tetapkanlah menit dan detik, lalu ucapkan “Kuburkan Saat dalam Pasir” — jam pasir akan berputar satu kali dan waktu pun mulai mengalir (saat menunggu, sentuhan pun akan membuatnya berputar).

Pasir jatuh dipercepat oleh gravitasi, meletup saat mendarat, dan kekuatan sihir bocor keluar dari lehernya yang menyempit. Di sekelilingnya, lingkaran sihir berukir aksara Latin terus berputar.

Waktu yang tersisa juga bersemayam di Layar Kunci dan Dynamic Island (Live Activity). Menjeda dan melanjutkan pun dapat dilakukan dari sana.

Preset satu menit, tiga menit, lima menit, dan sepuluh menit pun tersedia.

Bila waktu telah penuh, lonceng yang telah dipilih akan berdentang — Lonceng Arkana, Menara Lonceng Agung, Kotak Musik Bintang, Lonceng Suci Arkana (berat nan agung), Nyanyian Suci Fajar (madah pujian nan cerah).

Pengaturan baku “Ikuti Sang Saat” secara otomatis memilih Nyanyian Suci Fajar bila berbunyi di siang hari, atau Lonceng Suci Arkana bila di malam hari. Pilih Lelap (snooze), maka ia akan berbunyi kembali setelah sesaat berlalu.

Bab XSang Penghenti Waktu — Stopwatch

Di dalam Ruang “Sang Penghenti Waktu”, ucapkan “Mulai Menghitung” — waktu yang berlalu pun terukir dalam lingkaran sihir, sementara cincin detik berputar.

Dengan “Lap”, catatlah saat yang telah berlalu di tengah jalan (selisih antar-jeda turut disertakan). Setelah “Berhenti”, pilih “Lanjutkan” atau “Atur Ulang”.

Dan selagi waktu terus dihitung, setiap sepuluh detik berlalu, sihir Dua Belas Wangsa akan menjelma dengan sendirinya, menurut urutan wangsa.

Sekalipun ruang ini ditutup, sang saat tetap mengalir. Tutup arloji akan terkunci dengan sendirinya, dan di atasnya dial Stopwatch terpantul tembus pandang — waktu yang berlalu, cincin detik, maupun labelnya tetap sebagaimana adanya, dan sihir tiap sepuluh detik pun tak berhenti.

Selama itu, tombol “Stopwatch” di Beranda menyala rubi, menandakan sedang berjalan. Untuk menghentikan atau mencatat jeda, kembalilah ke Ruang Sang Penghenti Waktu.

Sekalipun aplikasi ditinggalkan, Stopwatch tetap bersemayam di Layar Kunci dan Dynamic Island (Live Activity).

Bab XIWaktu Segala Bangsa — Jam Dunia

Di dalam Ruang “Dunia”, waktu delapan kota (Tokyo, London, Paris, New York, Los Angeles, Sydney, Dubai, Singapura) mengalir bersamaan.

Setiap kota memiliki arloji saku mini yang menyala menunjukkan waktunya, disertai selisih waktu dengan perangkat serta penanda siang (☀) atau malam (✦).

Bab XIICasing dan Pengaturan Arkana

Di dalam Ruang “Arkana”, pilihlah casing arloji — Emas untuk jam pemburu (dial lazuardi tua dengan angka Romawi dan jarum spade), Perak untuk jam kereta api (dial putih dengan angka Arab dan jarum baton, serta jarum detik merah).

Casing akan langsung mengubah warna rantai, jam pasir, lingkaran sihir, huruf, hingga widget, dan corak warna Lonceng Alarm yang telah diatur pun turut berubah.

Nyalakan “Lambang Merah Delima”, maka lambang aplikasi (ikon) menjadi tutup sang Feniks — wujud siangnya (lebih diutamakan daripada casing Emas maupun Perak).

Pilihlah slot sihir (tatkala tutup terbuka/tatkala tutup terkunci), lalu sentuh tandanya di “Ruang Efek” untuk mencobanya.

Gantilah casing, maka lambang aplikasi (ikon) yang terpasang di Layar Utama pun turut beralih antara Emas dan Perak.

Arkana adalah seni rahasia malam hari — sang suryalah yang menyegel Arkana itu sendiri (namun pergantian casing dan pelbagai ritus lainnya tetap dapat dilakukan meski di siang hari).

Nyalakan “Notifikasi Matahari Terbit dan Terbenam”, maka sebuah syair yang berganti tiap hari akan tersampaikan sebagai notifikasi pada saat fajar dan senja.

Nyalakan “Nubuat untuk Engkau”, maka janji temu terdekat yang akan datang pada hari itu akan terpantul di bawah dial, bersama sematan kecubung ungu. Sentuh untuk membuka kalender; pada hari tanpa jadwal, tak ada apa pun yang terpantul.

Saat ini juga bersemayam di pergelangan tangan Apple Watch — dial-nya sama seperti perangkat utama (rubi kala siang, endapan dan rasi bintang kala malam). Sentuh, atau ketuk dua kali dengan jarimu (Ketuk Ganda), maka tutup akan terbuka dan terkunci.

iPhone dan Watch beresonansi sebagai satu — bila tutup salah satunya terbuka, yang lain pun ikut terbuka, dan kilatan ritus di pergelangan tangan akan memanggil sihir di iPhone. Lalu bila sihir dilepaskan di iPhone, sihir yang sama akan turut menjelma di pergelangan tangan, berpadu dengan degup jantung (selama kedua ruang tersebut terbuka).

Lambang (ikon) di pergelangan tangan tetap sebagai sang Feniks Merah Delima — sebab watchOS tidak mengizinkan pergantian lambang.

Putarlah pergelangan tanganmu, maka tiap satu putaran akan terukir sebuah degup kecil; dua belas putaran, sihir pun berkilat; tiga puluh enam putaran, rantai akan putus — sentuh untuk melakukan Ritus Pemanggilan Kembali.

Sentuh arloji pada widget, maka tutup akan terbuka di tempat itu juga, lalu terkunci kembali. Tiap tepat pukul, wangsa jam tersebut akan menjelma di atas dial (widget saat berikutnya akan membuka Ruang Lonceng Alarm).

Siang dan malam pada pergelangan tangan serta widget mengikuti matahari terbit/terbenam yang diperkirakan dari zona waktu perangkat (perangkat utama mengikuti langit yang sesungguhnya, apabila lokasi diizinkan).

Ritus Tirai juga dinyalakan di ruang ini. Petunjuk untuk kata-kata Siri dan Pintasan pun tersedia di sini.

Bab XIIIGerak-gerik Kecil

Ketuk layar dengan dua jari, maka segala sesuatu selain arloji akan lenyap dari pandangan. Ketuk sekali lagi untuk kembali.

Miringkan perangkat, maka kilau kuningan akan melintas di atas arloji.

Melalui tanda di kanan atas, atau dari akhir buku ini, arloji ini dapat kaubagikan kepada seorang kawan.

Segala tatanan efek akan meredup dengan tenang, mengikuti pengaturan “Kurangi Gerakan”.

Bab PaktaPakta Pembebasan

Selama tiga hari sejak pertama kali arloji ini dibuka adalah “Masa Percobaan” — seluruh Arkana terbuka sepenuhnya.

Setelah masa percobaan usai, jatah gratis yang tersisa adalah — untuk Arkana: Kobaran Merah Delima dan Badai Rasi Bintang; untuk Seni Surya: Cincin Surya; untuk Segel: Lambang Segel Agung; untuk lonceng: Lonceng Arkana; untuk casing: Emas.

Ikatlah “Pakta Seumur Hidup” (¥500), maka segalanya akan terbebaskan hingga turun-temurun. Bagi yang telah melewati Lambang Undangan (QR), terbukalah harga “Pakta Undangan” (¥380). Ada pula “Pakta Bulanan” (¥100) yang diperbarui tiap bulan.

Persembahan Dupa adalah wangi rasa syukur — tak berkaitan dengan fitur apa pun, ia hanya menopang nyala api arloji ini.

Bab XIVMantra Terlarang

Mulai dari sini, tercatatlah sebuah misteri suci. Namanya adalah —

(Halaman selanjutnya telah disobek. Naskah lengkapnya hanya dapat dibaca oleh mereka yang telah menjalani Ritus Wajah di dalam arloji ini)

Manakala pembaruan tiba,
Arkana yang telah hilang pun akan bangkit kembali